Kau Tinggal Pilih saja
Sekali kau
masuk dalam
Bahkan lewat
celah pun,
Ke dalam
hati seorang penulis,
Bersiaplah
Saat itu
namamu kan di elu kan.
Atau paling
tidak, namamu tercetak lewat penanya
Mereka bisa
membuat dirimu, namamu, bahkan sosokmu,
Terukir
menjadi rangkai kata indah
Bait-bait
mesrah
Sajak-sajak
memuja
Tapi jangan
pernah sekali mencoba
Kau masuk
lewat pintu yang salah
Atau mencoba
menggores hatinya,
Meski dengan
sehelai rambut saja
Karena
bersiaplah
Namamu kan
terkenang abadi
Di ujung air
matanya
Namamu kan
terkenang abadi,
Diujung pena
yang tergores gemulai
Karena
setelah itu
Kamu kan
dihadirkan dalam rentetan sajak-sajak
kan hadir
dalam jutaan ide yang muncul
maka masuk
dengan pelan, tanpa merubah arah hidupnya
maka kau
akan hadir dalam bayangnya
lewat goresan
tinta mulia
mengalir
begitu saja
tanpa ada
arah yang harus di ubah
tanpa ada
jejak semu namamu dalam kertasnya
kau tinggal
pilih masuk lewat pintu mana
lewat pintu
derita, atau lewat pintu bahagia.
Dan
keluarlah lewat pintu yang sama
Lantas kau
kan menyadari,
Namamu ada
di kertas yang mana
Perangai mu
kan ada di sajak dan bait yang mana
Kau tinggal
pilih saja
#30DWC #JILID6 #SQUAD6 #DAY18
Komentar
Posting Komentar