Fanfiction Conanian, Twin Mouri part 5


Dua minggu berlalu, kini hidup Ran lebih indah dari hari-hari biasanya,

            Ice skating rink, Bryan park, New York City, Amerika.

Seorang gadis berwajah oriental dan berambut coklat terlihat bersemangat menikmati permainan ice skating bersama seorang pemuda di area rink. Mereka berdua terlihat ceria.tak lama setelah puas bermain, mereka melepas peralatan bermain dan segera menuju ke restoran kanada yang menyajikan pemandangan salju dan pohon cemara disekitarnya. Saguru hakuba, si pemuda yang berwajah tirus dan berambut pirang mengajak gadisnya duduk di kursi paling ujung.
           
            “tadi kamu terlihat sangat ceria. Sekarang kamu terlihat sangat kesal. Why?” tanya saguru menatap ceweknya.
            “mama tidak jadi mengantar kita ke airport.”
            “oh my god! Jangan disesali seperti itu ret. Kamu sudah sebesar ini masih saja bergantung pada mama kamu.” Saguru menatap Ret dalam-dalam.
            Yang ditatap hanya mendengus kesal. Membuang pandangan ke jendela sampingnya. Hatinya gundah, padahal seharusnya ia senang, nanti sore ia terbang ke jepang untuk liburan selama satu pekan. Tapi seakan-akan ia sangat berat meninggalkan kota nya yang sedang berhias cantik dengan taburan salju dan pernak-pernik natal. Tak lama pelayan datang membawa buku menu dan perhatiannya teralihkan, berharap mood-nya membaik dengan masakan kanada.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fanfiction Conanian, Twin Mouri part 3

Ayo Pakai Bahasa Daerah

Pengalaman Panti Asuhan