Fanfiction Conanian, Twin Mouri part 2



            Acara reuni yang begitu mewah akhirnya selesai dengan meriah. Para tamu sedikit demi sedikit berkurang. Ran mouri yang berdiri di ruang tamu Sonoko mondar-mandir dengan cemas. Tadi tawaran pulang bareng Kazuha dan Heiji ia tolak karena sudah janji akan dijemput oleh ayahnya, Kogoro Mouri-detektif terkenal yang single parent. Tapi baru saja Ran menerima telfon dari ayahnya yang mengatakan bahwa kasus yang ditanganinya belum selesai. Ran sungguh menyesal menolak tawaran Kazuha tadi. mau naik taxi tapi sudah malam, ia juga tidak mau merepotkan Sonoko yang selalu baik kepadanya. Tiba-tiba suara Sonoko membuyarkan lamunan Ran.

 “Ran, kamu masih disini? Apa kamu masih menunggu ayahmu?”

            “i..iya... tapi sepertinya ayah batal menjemput karena kasus yang ditanganinya belum selesai.” Jawab Ran segan.

            “kalau begitu menginap disini saja. Biar aku ada teman ngobrol dan kita bisa menggosip. Mumpung kita libur lama.” Sonoko mengangkat sebelah alisnya memberi isyarat.

            “sayangnya tidak bisa, aku harus menemani Conan. Kasihan dia dirumah sendirian.”

            “ah, aku lupa kalau ada anak itu. Kalau begitu, biar pak Gin yang mengantar kamu aja gimana?”

            “pak Gin? Supir pribadi mu yang konyol itu kah?” tanya Ran antusias, karena Ran sudah sering bertemu dengan pak Gin saat mengantar Sonoko. Ran tahu betul kalau Pak Gin suka membuat lelucon.
                               
            “benar sekali Ran! Kamu tunggu disini aja ya dulu, nanti Lamborghinie ku yang dibawa Pak Gin lewat depan sini kok. Sebentar yah...”

            Ran hanya mengangguk, Sonoko menghubungi supirnya lewat ponsel.

            Lima menit kemudian, deru mesin lamborghinie terdengar dari arah depan. Ran dan Sonoko melangkah keluar. Langkah Ran terhenti ketika mendapati Shinichi dengan motor gedenya berhenti tepat di depan Ran.

            “Be careful on the way...” ucap shinichi singkat kepada Ran kemudian menutup helm nya dan bergegas pulang. Sesaat Ran terpaku atas perilaku Shinichi yang tak terduga tadi. sampai terasa lengannya disentuh oleh Sonoko.
            “sepertinya shinichi tertarik padamu Ran,” goda Sonoko.
            “duh apaan sih, baru kenal tadi tapi udah sok dekat.” Ujar Ran kesal. Sonoko dan temannya yang lain, yang kebetulan ada disitu tersenyum penuh arti seakan ada yang disembunyiin dari Ran. Ah masa bodoh! Pikir Ran, yang terpenting baginya adalah ia pulang dan istirahat. Setelah berpamitan dengan Sonoko dan teman yang lain, Ran masuk ke mobil dan meluncur mulus mengantarnya pulang.

Bersambung...
#30DWC #DAY10 #SQUAD6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fanfiction Conanian, Twin Mouri part 3

Ayo Pakai Bahasa Daerah

Pengalaman Panti Asuhan